Snow Flowers
Welcome;
What's Happening?

Hello. My name is Malva Nafisha Daltafikha, and Jesslyn Alvina and you can call me Malva and Jesslyn, Lyn, or Jess. I live in Surabaya, and Tangerang, Indonesia.

Chat Box;
Let`s Chatting



Credit;
Thanks You!

© 2013 - Template by Safira Nuril Izzah . Basecode by Arrien Amani and someone help me is Mayra and Inficon . Edit by Jesslyn And Malva.
Diffa Putr Mariska
Rabu, 12 Februari 2014 | 0 kawaii
Hey, namanya Diffa Putri Mariska. Itu namaku. Aku orang yang sangat miskin. Tapi, kata temanku, aku orang yang penyabar, baik, dan asyik diajak mengobrol. Hanya ada 1 murid dikelasku yang ingin berteman denganku. Padahal, aku hanya sebatang kara, tidak mempunyai orang tua. Aku mempunyai adik yang harus kuurus dengan baik. Hingga saatnya sekolah, aku terpaksa menitipkannya kepada sebelah rumahku, Alya. Dia juga sahabat yang telah kusebutkan tadi. Ibunya juga sangat baik dan ramah. Ia selalu ramah dan selalu setia merawat adikku. 

 "Hei anak miskin! Ngapain kamu masuk ke sekolah high school seperti ini? Atasannya nyogok saja," ledek temanku dikelas.
 "Iya, aku memang nyogok dan diberi beasiswa. Aku memang orang miskin. Aku memang tidak pantas sekali di sekolah ini! Puas kalian? Mau apa lagi?" tanyaku marah sekali.
"Aku ingin kau keluar dari sekolah ini," jawab salah satu temanku, Mira.
"Oke, aku akan keluar dari sekolah ini jika itu kemauan kalian," kubalas pasrah.
"Jangan, Dif. Jangan keluar dari sekolah ini. Aku butuh kamu. Aku tidak mau kau keluar," lirih Alya.
"Biarkan saja, Alya. Jika itu kemauman si kamseupay itu," kata temanku.
"AKU AKAN KELUAR! BIARKAN SAJA! AKU AKAN MENGURUS ADIKKU SENDIRI, TIDAK AKAN KUTITIPKAN ALYA!" teriakku sangat keras. 
"Jahat sekali kau, Diffa. I hate you now ! I want kill you now !" teriak Alya marah.
"Oke, whatever kamu mau bilang apa. Yang penting, aku tidak butuh bantuanmu, sogokanmu, dan pertolonganmu! Kill aku sekarang, aku tidak takut denganmu!" jawabku dengan nada tinggi. 
"Okay, this is good, aku akan menendangmu sekarang!" Alya pun hampir menendangku. Tapi, Nada menyentuh kaki Alya sehingga itu tidak terkena mukaku. 
"Stop! Hey all, are you not aware?! We are looking for a school of a science, and studying! Instead of seeking a quarrel! Conscious, hey girl!" marah Nada.
"Okay, i'm I'm not going to continue this fight. Originally he wanted to budge!" jawabku.

Bersambung ya, udah jam 23.44 ne!

PASTFUTURE


Posting Komentar

Hai, pembaca setia Snow Flowers >.<
Kalian, kan, udah baca postingan kami. Tolong diberi komentar yaah. Hargain yang ngepos, dong~ Oke-oke, karena kalian mau komentar, penuhi peraturan dibawah ini saja, ya.
1. Komentar kalian harus sesuai dengan postingan diatas. Boleh berkata makasih, atau apalah. Pokoknyaa, harus berhubungan dgn postnya.
2. Jangan ngomong kotor. Karena aku ga bolehkan kalian anonymous, haha.
Sudah dulu, ya. Aku sayang kalian semua... bye!