Snow Flowers
Welcome;
What's Happening?

Hello. My name is Malva Nafisha Daltafikha, and Jesslyn Alvina and you can call me Malva and Jesslyn, Lyn, or Jess. I live in Surabaya, and Tangerang, Indonesia.

Chat Box;
Let`s Chatting



Credit;
Thanks You!

© 2013 - Template by Safira Nuril Izzah . Basecode by Arrien Amani and someone help me is Mayra and Inficon . Edit by Jesslyn And Malva.
Rencana Nakal Dari Dinu - HBD For Cindy!
Rabu, 16 April 2014 | 0 kawaii
HALO! SENGAJA! HEHE, PLEASE! SEKARANG, ADA YANG HBD LHO, DIKELAS! AKU CUMA PENGEN UCAPIN, HAPPY BIRTHDAY FOR CINDY. Eh, ada rencana NAKAL... BANGET. Aku bocorin, ya, eeeehee. Inilah rencananya: Dinu, sebangkunya Cindy, itu aneh-aneh, hehe. Dia bilang, "hei! Aku punya rencana. Gimana kalo Cindy dikasih cicak sama bunglon? Aku punya bunglon 2, cicak nanti biar dicari sama Mbak Tika." gitu. Mbak Tika itu antar jemputnya Raihan-Dinu-dan Ninis.
"Boleh aja, sih! Tapi hati-hati jangan sampai pingsan." timpal Mevy yang ikutan. Yang ikutan itu aku, Tia, Mevy, Sasya, Dinu, Raihan, Bilqis dan Oka.
"Iya, tuh!" bales si Sasya. Terus, tiba-tiba Dinu ngusul lagi.
"Aku punya oven. Aku juga melihara cicak, sebenarnya Mbak Tika itu takut cicak, ehehe... Jadi, cicak tinggal kuambil dari kolong, terus kuoven. Dan, daging burger, kalian tau kan? Habis cicak dioven, terus cicaknya dimasukkin ke daging burger tadi, jangan sampe kelihatan pokoknya. Terus dikasih roti burgernya, besok kubawa, biar dimakan," usul Dinu sambil terkikik.
"Wey, ngawur! Kalau dipangan? Yoopo? Pingsan mah!" marah Raihan. Terjemahannya: Hei, ngawur. Kalau dimakan? Bagaimana? Pingsan, euyyy.
"Ya, pas mau dimasukin mulutnya, kita langsung bilang, ada cicak oven!" bales Dinu.
"Naah, burgernya langsung disawat, terus de-e langsung semaput, yoopo iku? Tanggung jawabmu yo! Kene gak melok-melok!" seruku dan Tia. Terjemahannya: Nah, burgernya langsung dilempar, terus dia langsung pingsan, gimana tuh? Tanggung jawabmu, ya! Sini gak ikut-ikut!
"Iya, betul. Pokoknya kita harus diskusi untuk besok, biar Cindy bisa takut. Kasih apa ya?" tanya Bilqis.
"Hmmm ... enaknya apa kita kasih ... hadiah laptop?" usul Oka mendem. Mendem= ngelindur. Ngelindur=ngigau!
"Kamu yang hadiahin, ya. Kita gak mau ikut beli!" seru kami semua kecuali Oka.
"Hehe,... sekarang kita harus diskusi, cepetan deh!" seru Oka keras. Nandya yang denger langsung ikut ngerumuni kita-kita.
"Woi, ikut dong!" seru Nandya.
"Yuk, tapi kamu harus punya ide untuk besok." balas Bilqis nyaratin.
"Buat apaan?" tanya Nandya.
"Surprise menakutkan untuk Cindy," timpal Raihan yang dari tadi diam.
"Oh, aku punya ide, untuk Dinu besok langsung bawa ya!" seru Nandya yang otaknya berlampu alias punya ide.
"Apa kita kasih cicak, tapi ditaruh di tangan Dinu?" usul Nandya.
"Iya, deh. Gak apa-apa, yang penting ada ide." bales Dinu balik.
"Oke!" jawab kita semua. Pokoknya, kita lihat, apa yang terjadi besok, yahh!

Label: , ,


PASTFUTURE


Posting Komentar

Hai, pembaca setia Snow Flowers >.<
Kalian, kan, udah baca postingan kami. Tolong diberi komentar yaah. Hargain yang ngepos, dong~ Oke-oke, karena kalian mau komentar, penuhi peraturan dibawah ini saja, ya.
1. Komentar kalian harus sesuai dengan postingan diatas. Boleh berkata makasih, atau apalah. Pokoknyaa, harus berhubungan dgn postnya.
2. Jangan ngomong kotor. Karena aku ga bolehkan kalian anonymous, haha.
Sudah dulu, ya. Aku sayang kalian semua... bye!